Dilelang, Aset BLBI Tommy Suharto Tak Terjual?

TEKNOTERKINI.COM Gugus Tugas Penanganan Tagihan Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) melelang aset PT Timor Putra Nasional milik Hutomo Mandala Putra atau Tommy Suharto. Putra Presiden ke-2 Republik Indonesia Suharto ini dikabarkan terlilit utang sebesar Rp. 2,61 triliun dalam skandal bantuan perbankan.

Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta V mengumumkan rencana lelang aset atas nama PT Timor Putra Nasional yang akan dilaksanakan pada 12 Januari 2022, kata Staf Khusus Menteri Keuangan (Menkeu) Bidang Komunikasi Strategis. Yustinus Prastowo melalui akun Twitter-nya.

Selain itu, Yustinus mengatakan sebelumnya Satgas BLBI telah memanggil duo pengusaha nasional Anton Tantular dan Hindarto Tantular. Kedua pengusaha tersebut akan dipanggil pada 6 Januari 2022.

Baca Juga  Penawaran Headphone Black Friday: Dapatkan Peredam Kebisingan Tak Terkalahkan Bose seharga $150

Dimana pemanggilan ini terkait dengan pelunasan hak tagih negara bagi penjamin pelunasan kewajiban pemegang saham (PKPS) Bank Central Dagang dengan kewajiban sebesar Rp. 1,61 triliun.

“Satgas BLBI terus bekerja untuk memastikan hak penagihan negara dibayar,” tulisnya di Twitter.

Sebagai informasi, lelang tersebut merupakan tindak lanjut dari penyitaan aset perusahaan Tommy oleh Satgas Penanganan Dana Hak Penagihan Negara (BLBI).

Dimana informasi lelang tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo melalui akun Twitter @prastow mengutip pengumuman media nasional yang mengungkap empat bidang tanah yang akan dilelang.

Sebidang tanah terletak di Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Dalam pengumumannya, lelang akan dilakukan dengan penawaran secara tertutup melalui internet (close bidding) melalui website https://www.lelang.go.id. Batas akhir lelang pukul 12.00 WIB dengan lokasi lelang di KPKNL Purwakarta Jalan Siliwangi Nomor 9 Purwakarta.

Baca Juga  Remake Demon's Souls telah terjual lebih dari 1,4 juta kopi, game Bluepoint berikutnya adalah judul asli PS5 | TeknoTerkini

Seperti diketahui, dari hasil pemeriksaan Satgas BLBI, diketahui aset milik Tommy Suharto seluas 124 hektare itu telah disewakan kepada pihak lain. Namun, kata dia, penyewanya adalah orang-orang dari lingkungan Tommy Suharto. Mengenai masalah ini, pemerintah tampaknya telah memotong garis. Aset tetap disita dan menjadi milik negara.

“Tapi ternyata masih disewakan dan disewakan juga, jadi sekarang kita sita dan akan segera diganti atas nama negara dan kita punya dokumennya,” kata Menko Polhukam. Urusan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.[]

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

counter code